Gambaran Umum Proyek
Latar Belakang Proyek
Proyek ini melibatkan perancangan dan implementasi sistem nol limbah cair (Zero Liquid Discharge/ZLD) komprehensif untuk fasilitas pewarnaan tekstil. Solusi ini dikembangkan untuk mengatasi tantangan spesifik industri dalam mengelola air limbah dengan komposisi kompleks sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.
Implementasi Teknis & Hasil
Proses Perawatan yang Disesuaikan
Sistem yang diimplementasikan memiliki pendekatan terpadu yang menggabungkan:
Praperlakuan lanjutan untuk penghilangan kontaminan awal.
Konsentrasi membran bertekanan tinggi untuk pemulihan air dan pengurangan volume.
Kristalisasi penguapan untuk pengolahan konsentrat akhir.
Kinerja Teknis
Berhasil mencapai pengolahan air limbah yang stabil dengan karakteristik warna tinggi, COD, nitrogen amonia, dan kandungan logam berat yang tinggi.
Pengurangan beban penguapan yang signifikan melalui teknologi konsentrasi membran.
Kualitas air hasil produksi secara konsisten memenuhi persyaratan penggunaan kembali dalam proses.
Sistem mempertahankan operasi yang stabil dengan biaya operasional yang terkendali.
Hasil Operasional
Memungkinkan daur ulang air limbah secara menyeluruh, menghilangkan pembuangan ke luar.
Mengurangi konsumsi air tawar tahunan sekitar 200.000 ton.
Mendukung tujuan kepatuhan lingkungan dan keberlanjutan klien.
Menyediakan solusi yang layak secara teknis dan ekonomis untuk pengelolaan air limbah industri.
Signifikansi Proyek
Proyek ini mendemonstrasikan penerapan efektif teknologi membran dan penguapan terintegrasi untuk pengolahan air limbah industri tekstil dengan konsep nol limbah cair. Keberhasilan implementasinya memberikan model yang dapat direplikasi untuk daur ulang air limbah industri, menunjukkan bagaimana teknologi pengolahan air canggih dapat mendukung perlindungan lingkungan dan pembangunan industri berkelanjutan.
Tel: +86 13370035529
Nomor WhatsApp Bisnis: +86 13636655908
E-mail: qilee@qileegroup.com
Tambahkan: Jalan Wenqu No. 351, Distrik Fengxian, Shanghai